Kakakku dan Teori Relativitas Fisikanya

Masih teringat jelas dalam benakku saat itu, 8 tahun silam, seperti biasa aku pulang dengan mengenakan seragam putih biru dengan tas ransel berisi tumpukan buku-buku tebal, aku memang rajin membawa referensi buku-buku sebagai pelengkap buku pelajaran ke sekolah sejak kecil. Hanya rajin membawa tepatnya, namun sering lupa untuk membacanya 🙂 hehe. Sore itu seperti biasa Ibu mempersiapkan makan malam dan menunggu ayah dan kakak pulang. Karena kakak duduk di bangku SMA, tidak heran jika ia sering pulang lebih larut dariku.

Menjelang matahari terbenam, sesosok remaja dengan ransel hitam dan kacamata tebal tampak melangkah menuju depan rumahku. Ya, kakak pulang. Seperti biasa seragam putih abu-abunya selalu tampak lusuh. Kami tidak pernah menanyakan kenapa bajunya selalu kotor dengan tanah. Tentu saja sebab kami sekeluarga tahu bahwa kakak selalu menyempatkan waktu untuk bermain bola setiap pulang sekolah. Setiap sepatu baru yang mama belikan tidak pernah bertahan lebih dari 1 bulan akibat kegemaran bolanya itu. Dengan kacamata tebal yang menjadi ciri khasnya , ia melangkah masuk dan memberi salam seraya berkata “Ibu, alhamdulillah makalah kakak menang…” Kami  bergegas menghampiri. “Alhamdulillah ya ka, ayo duduk dulu dan cerita ke ayah dan ibu“. Aku hanya terheran-heran tidak paham. Rupanya kakak mengikuti lomba menulis karya ilmiah yang diselenggarakan di sekolahnya. Aku mengambil tumbukan kertas yang ia letakkan di meja. Sebuah judul berukuran 14 dengan Font Arial terlihat menghiasi tulisan itu “Teori Relativitas Dalam Al Quran”. Rupanya ini karya yang membawa kakak memenangkan lomba ilmiah itu.

Continue reading

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!