How to Prepare for a Scholarship?

Ada berbagai cara untuk mendapatkan beasiswa dan yang saya jelaskan dalam postingan ini hanyalah sebagian kecil dari puluhan cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan beasiswa. Semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang ingin menimba ilmu di belahan dunia lain hehe Let’s be a scholarship hunter from now then :D!

  1. Enlarge your social network

Memiliki teman yang tinggal di luar negeri atau pernah memiliki pengalaman hidup di luar negeri ternyata sangat penting. Apalagi jika mereka adalah seorang akademisi yang sedang study di sana atau syukur-syukur dosen yang bekerja pada sebuah universitas tertentu. Why is it so? Because they will give you a lot of information on how the academic system work in their university, well here are some steps that you can do

Ask them about the scholarship program that are currently open in their university

Anda bisa mulai bertanya kepada mereka beasiswa apa saja yang sedang buka di universitas tersebut. Ini membantu sekali karena pada umumnya para akademisi memiliki akses ke milis universitas mereka dimana informasi mengenai beasiswa tersebar begitu cepat.

Selain itu ada sebuah keutamaan jika anda berkomunikasi dengan teman anda (yang misalnya memiliki almamater yang sama dengan Anda) dimana ia sedang study di luar. Kenapa? Mari bermain dengan sedikit analogi sederhana :D. Misalkan Si A teman anda dulu sama-sama mendapatkan gelar sarjana dari IPB, dan dia diterima di universitas X di London untuk mengambil program studi Master. Nah, artinya universitas tersebut memiliki peluang untuk menerima Anda yang juga berasal dari universitas yang sama dengan teman Anda. (Berharaplah teman anda memiliki reputasi bagus di universitas X agar peluang Anda untuk diterima semakin mudah, LOL).  Waduh, kalau begitu asal universitas berpengaruh ya? Yap, meski terlihat kejam karena terkesan pilih kasih, tapi itulah realita dalam persaingan mendapatkan beasiswa. Sebagai contoh lihatlah Beasiswa Erasmus Mundus yang bahkan memberi list universitas mana saja yang boleh mendaftar untuk mengikuti seleksi beasiswa. Tapi tidak semua beasiswa seperti itu tentunya. Hanya beberapa beasiswa tertentu :D.

2. Browse, browse, browse…

Saya jadi teringat lelucon kakak saya yang ia tanyakan kepada saya waktu kecil :D, “Hayooo ade apa bedanya ilmuwan Matematika dan ilmuwan IPA?”. Seperti biasa saya hanya bisa menggaruk-garuk kepala tanda menyerah. Hampir 70% pertanyaan yang ia ajukan tidak pernah bisa saya jawab, hahahhaa (kecuali jika itu berhubungan dengan ilmu komputer murni, hihihi, well ada untungnya juga saya belajar 4 tahun di ilkom setidaknya filosofi Bill Gates ada sedikit yang masih menempel di otak saya heuheu). Setelah beberapa jawaban yang coba saya lontarkan (dengan logat khas sok tahu anak kecil) dan hanya mendapat respon gelengan kepala dan senyuman kemenangan darinya karena saya hampir tidak pernah bisa menjawab dengan tepat semua pertanyaaan yang ia tanyakan, maka ia mulai melontarkan argumentasinya “Ilmuwan matematika tuh ya de, seharian atau bahkan bertahun-tahun diam di kamar tanpa ngeliat dunia luar bisa bertahan dengan teorema, aksioma dan bahkan menurunkan berjuta rumus”. Hilangkan faktor bahwa manusia harus keluar untuk mencari makan tentunya hehehe. “Tapi ilmuwan IPA tanpa melihat dunia luar akan sangat sulit mencetuskan sebuah teori baru  karena semua rumus tersebut berasal dari hasil pengamatan terhadap alam”ia melanjutkan. Saya hanya bisa memukul kening saya dan berfikir “oh iya ya, namanya juga “Matematika”, anda bermain dengan angka, angka didefinisikan oleh manusia sehingga dengan mengambil sehelai kertas dan mulai mencorat coret deretan angka tersebut para ilmuwan matematika dapat membuat ribuan aksioma dan teorema baru tanpa harus melihat dunia luar. Berbeda dengan Ilmu Pengetahuan Alam. Semua rumus IPA berasal dari hasil pengamatan terhadap alam. Lantas bagaimana dengan prosedur mencari beasiswa?apakah kita bisa hanya berdiam diri di kamar layaknya seorang ilmuwan matematika dan mendapatkan beasiswa?. Jika di dalam kamar Anda tersedia akses ke internet, maka jawaban saya adalah : Sangat Bisa! :D.

Untuk mendapatkan beasiswa, internet adalah jendela masa depan Anda. Bersyukurlah karena di era teknologi saat ini Anda tidak harus bersusah payah datang ke kedutaan untuk mencari informasi beasiswa. Everything is available in the net! Mulai dari prosedur mencari link beasiswa, mengirimkan persyaratan, berkomunikasi dengan professor,  semuanya bisa anda lakukkan dengan hanya duduk manis di depan komputer yang tersambung dengan internet. (Insyaallah saya akan taruh beberapa daftar link beasiswa di postingan berikutnya) :D. Jadi jangan pernah lelah untuk mencari link-link beasiswa di internet. Ya itung-itung sekalian update status di Facebook atau nge-junk di Plurk, LOL \(^^)/.

3. Prepare Your Curriculum Vitae

Penting sekali menyiapkan CV yang bagus. Ayo siap-siap dari sekarang catat semua skills dan prestasi yang Anda punya. Bukan sombong lho, tapi ini adalah persaingan terbuka. Ingat semua orang di seluruh dunia menginginkan hal yang sama dengan Anda, who doesn’t want a free ride to study? 😀. Buatlah CV yang bagus dan jujur. Maksudnya CV bagus dan jujur? Sebuah CV yang bagus dilengkapi dengan background yang jelas mulai dari asal Anda sekolah, pengalaman kerja Anda hingga skills dan prestasi yang pernah Anda capai. Semakin banyak skill dan prestasi Anda raih semakin besar peluang Anda dilirik oleh panitia penerima beasiswa, hehe :D. CV yang jujur? Tentu saja tulislah semuanya sesuai dengan kemampuan Anda yang sebenarnya. Jangan pernah ragu untuk mengakui bahwa Anda adalah seorang beginner dalam suatu bidang yang memang tidak Anda kuasai, tidak semua orang terlahir dengan kecerdasan seperti Einstein  atau IQ setinggi World Chess Champion Garry Kasparov kan? Hehe. Ingatlah bahwa para juri tersebut nantinya adalah orang-orang yang tidak mengenal Anda dan hanya menilai Anda dari berkas yang anda kirimkan. So prepare from now.

5. Translate your certificate and Academic Transcript

Yak, langsung setelah mendapatkan ijazah dan transkrip bergegaslah untuk mentranslatenya ke dalam bahasa Inggris. Bagi teman-teman dari IPB tidak usah khawatir, kampus kita sudah menyediakan jasa penerjemah ijazah dan  transkrip hehe. Tinggal dibawa ke AJMP guys, and it’s done. 😀 So easy!

6. Motivation Letter

Motivation Letter sama tidak dengan surat lamaran kerja? Mirip,  bedanya ini surat yang berisi motivasi kita untuk mendapatkan beasiswa. Jelaskan kepada mereka apa motivasi Anda untuk mengikuti program beasiswa dan mengapa Anda layak untuk mendapatkan beasiswa tersebut. But please don’t be too over, just tell them your real motivation.

7. TOEFL or IELTS??

Well it depends on each scholarship requirements. Ada lembaga beasiswa yang hanya menerima TOEFL internasional resmi (Toefl resmi bisa dilakukan di Jakarta, Kuningan) seperti Erasmus Mundus. Ada juga  program beasiswa yang masih menerima Toefl ITP seperti beasiswa ADS (CMIIW) :D. Sedangkan IELTS biasa dipakai di Negara-negara seperti Australia, tapi tenang TOEFL juga bisa ko dipakai di negara tersebut. Penjelasan mengenai TOEFL dan IELTS insyaallah saya bahas lebih lengkap di postingan berikutnya.

8. Prepare your Proposal if it is needed 😀

Nah ini dia nih. Sebagian beasiswa yang mengarah ke research biasanya membutuhkan one page proposal. Intinya proposal tersebut berisi plan anda jika anda diterima. Apa tujuan Anda meneliti dan apa plan anda disana. Saya berencana untuk membahasa cara penulisan proposal di postingan berikutnya agar lebih mudah dipahami dan lebih rinci 😀 (Insyaallah jika sempat tentunya).

9. Recommendation Letter

Yap, semua sudah anda siapkan dan ini adalah syarat terakhir, Recommendation Letter. Surat rekomendasi bisa Anda dapatkan dari Dosen (biasanya pembimbing Anda), Profesor, atau atasan Anda jika anda sedang bekerja di instansi tertentu. Biasanya ada 2 cara untuk mengirimkan surat rekomendasi. Yang pertama anda meminta sebuah surat rekomendasi dari dosen Anda berupa surat yang bersifat rahasia dan dosen anda mengirimkannya kepada panitia penerima beasiswa. Bisa juga lembaga tersebut hanya meminta alamat dan kontak orang yang nantinya akan memberi kita rekomendasi dan mereka nanti akan langsung menghubungi pemberi rekomendasi yang kita ajukan dan pada akhirnya semua tergantung dari requirenment program beasiswa masing-masing .

Nah itulah beberapa point penting yang saya rangkum dari pengalaman saya untuk teman-teman yang akan mencari beasiswa. Maaf jika masih terdapat banyak kekurangan,  Semoga bermanfaat ya. :D.

If  Columbus can sail and go to a place where nobody has ever step his foot there, so why can’t we go to a place where we’ve never been before?

If the ancient  Greece can put their first stone which lately become the resurrection of architecture, why can’t we put our first stone of dream to achieve what we’ve dreaming for?

So, Keep going! U deserve the best for your study, never give up! 😀

Salam,

Medria “Matt” Hardhienata

Advertisements
    • fiona aurelya
    • February 13th, 2010

    like thizzzz med..i think u are the one of my “social network” xixixixi…

    • wkwkwkk, thanks ona…:D “i think u are the one of my “social network”” Anytime ona, it’s a pleasure for me…:D

  1. pertanyaan med, mengenai proposal. nyari profesor yang mau baca proposal kita gimana?

    • Jawaban buat Saad, mengenai proposal, hehe \(^^)/…
      Ini dia link Advertised Proposal waktu Medri cari beasiswa, mangga di check Advertised Scholarshipnya:
      http://www.unsw.adfa.edu.au/units/research/PG_student/scholarships_other.html

      Nah disitu nanti ada penjelasan project sama contact professor kan ya Ad, nanti kita bikin proposal sesuai abstract yang mereka kasih terus kita hubungi profesornya. Jadi ada topik yang ditawarkan dan kita mengajukan proposal sesuai topik yang ditawarkan oleh Sang Profesor, Ad :D. gmana, gmana sulit dipahami ga penjelasan Medri? *hehe* 😀

      • nice inpoh gan, tinggal dilaksanakan… 😀

    • ryuhai
    • February 13th, 2010

    well, postingan yang excellent mbak… boleh saya sebarkan? btw, mbak dulunya kuliah S1 di mana? 😀

    • Salam Kenal mas Ryuhai! Saya dari universitas gunung sindoro :D, Mas Ryuhai dari universitas mana?
      *ampuuun deh yungg tobat ah >.<!!!!!*

      Dengan senang hati, silakan disebarkan kawans^^,btw kumaha wawancara teh yung?lancar?

      *upami aya kalepatan bahasa abdi nyuhunkeun maaf mihapunten nya ka sadayana*

      Peace (^^)v

      • ahaha gunung sindoro dimana kak? keren keren iiih postingan kak med imba 😀

      • @Woro: Gunung Sindoro, terletak di Jawa Tengah memiliki tinggi 3.153 m dpl dan merupakan kembaran gunung Sumbing hihi, wah makasih woro, tapi masih harus banyak belajar nih…;D ayo woro semangat skripsinya terus cari beasiswa \(^^)/

        • ryuhai
        • June 19th, 2012

        hahaha.. lagi iseng2 googling “ryuhai” ketemu postingan ini.. it’s been 2 years!!! baru nyadar ada balesan medri,, hihi.. lebih lucu lagi ada saad yg lagi nanya2… 🙂

      • Hehe…dah lama ga sempet nulis2 di blog lagi yung, makasih dah mampir lg ke blog ini :p. Haha iya ya ada comment Saad ya v^^, dulu mah memang belum terlalu kenal sama Saad LOL :))

  2. wowowowowowowowow…..

    si bekicot mungil kini tumbuh menjadi siput dewasa….
    be aware selalu ya di sana trhdp pergaulan, adat yg berbeda dg di indon… hehehe

    good Luck memeto….

    • Makasih dholep, insyaallah, doakan ya lep lancar :D. Loe juga sukses ya,jangan lupa kirim2 kabar ya + undangan hihi…Thank you dholep!

    • nida
    • March 12th, 2010

    sok2 pake bahasa sunda salah tuh…coba tanya ke karuhun nurul islah dah hahahah

    • itu gw ngambil padahal nid kata2 sundanya dari google hehehe….ko salah ya?Wah wah..he2

    • syifa
    • November 2nd, 2010

    nice info, K..
    huah..smakin terpacu bwt dpt beasiswa..XD
    *sbelumnya, slm kenal y K..,saya direkomendasiin tmen KK buat baca blog ini,,hehe

    • Hi, syifa,salam kenal jg.
      Iya semangat, sukses ya buat cari beasiswanya..
      Please let me know if u want to know anything regarding to this, don’t feel hesitate.Semangat! 🙂

      Cheers,
      Medria

        • Dee
        • December 1st, 2010

        Assalamualaikum

        salam kenal, seneng bgt baca blog ini, very inspiring…..bikin semangatt….heheh
        aku jg lg semangat blajar toefl niyy…walo kadang worry jk nda lulus.. 😀

      • Wa’alaikumsalam wr.wb,

        Hi Dee, salam kenal juga, makasih sudah mampir ^^>.
        Semangaaaat, yang penting usaha dan doa and let God decides the rest :).
        Ambil Toefl prediction aj Dee, semakin banyak latihan mudah2an semakin terbiasa.
        Let me know if u have any further questions 😉 feel free to ask.

        Cheers,
        Medri

  3. duh, no 4 nya di hidden ni, jadi penasaran >.<

    • maaf br bls ofa, iya euy itu salah hehe..makasih dah diingetin. buru2 waktu itu nulisnya ^^> hehe..

    • Novi
    • April 7th, 2011

    Halo, kak
    selamat yah kak atas scholarship nya 🙂
    aku mau tanya2 mengenai GRE, kira2 buku yang bagus itu buku apa ya ka..

    Terima kasih 🙂

    • Halo Novi, makasih ;).
      Oh, untuk GRE terbitan Barron juga bagus, ada di gramedia, klo ga salah covernya warna hijau-putih. 🙂
      mirip dengan link ini:
      http://nairabooks.com/catalog/product_info.php?cPath=140_143&products_id=53241&osCsid=slblwpxnkfuzgxj
      semoga membantu 🙂

    • meriza
    • May 8th, 2012

    hello mbaa 🙂 salam kenal…
    saya ingin tanya ttg IELTS Prediction, bisa saya ikuti dmana and how much? 🙂 makasi banyak….

    • Halo Meriza, salam kenal. Saya dulu ikut preparation course di IALF selama 2 minggu, dari preparation course biasanya diberi soal2 untuk melatih kesiapan kita dalam menjawab soal2 yang mirip dengan test IELTS yang sesungguhnya. Nah dari situ kita juga bisa memprediksi nilai IELTS kita. Harga coursenya dulu di IALF sekitar Rp 3,700,000. Tapi untuk lebih lengkapnya bisa langsung kunjungi web resmi IALF http://www.ialf.edu/academicenglish.html#JKTIELTSPrep. Semoga membantu:)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: