Tanya-jawab Seputar Pengalaman Mengikuti Ujian IELTS

flagsWaktu kami mengikuti acara rutin kumpul keluarga Indonesia  di Canberra, kami berkenalan dengan seorang kawan dari Indonesia yang sedang mengikuti pelatihan selama 3 bulan di kota ini.  Kebetulan sepulang dari Canberra kawan kami berkeinginan untuk melanjutkan studi di Australia dan bertanya  seputar ujian IELTS dan lembaga penyelenggara IELTS di Indonesia. Berikut saya lampirkan beberapa tanya-jawab seputar  pengalaman saya mengikuti IELTS yang beliau tanyakan  (dengan beberapa perubahan dan tambahan). Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan informasi serupa.

Oh ya, mohon maaf jika terdapat kesalahan  informasi pada jawaban yang saya berikan. Pertama,  saya  bukan orang yang terkait dengan salah satu lembaga penyelenggara IELTS :). Kedua, saya mengikuti IELTS 2.5  tahun silam sehingga sistem IELTS yang ada di Indonesia saat ini  mungkin sudah berubah.  Meski demikian, semoga hal ini tidak menjadi halangan untuk tetap berbagi pengalaman.

Untuk lebih lengkap dan jelasnya silakan kunjungi situs penyelenggara IELTS resmi seperti IALF atau IDP, ya :)!

Info untuk IALF :http://www.ialf.edu/
Info untuk IDP   :http://www.indonesia.idp.com/default.aspx

Continue reading

Plenary Talk

Presentasi yg dibawakan oleh Lloyds Watts dalam Plenary talk di hari pertama pembukaan konferensi IEEE WCCI 2012 masih lekat dalam ingatan saya hingga kini. Masyarakat pada umumnya mungkin tidak mengenal sosok Watts, tapi siapa sangka hasil karyanya kini dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh dunia. Watts adalah seorang engineer yang bekerja di Microtel Pasific Research, Synaptics, dan Interval Research Corporation. Di tahun 2000, Ia memprakarsai  Audience Inc dan memfokuskan  penelitiannya dalam bidang reverse-engineering the human auditory pathway.  Melalui ide brilliant bersama rekan2 di Audio Inc., smart phones kini dilengkapi dengan 2 microphones yang bisa memisahkan suara pembicara dan noise yang timbul dari lingkungan sekitar (mungkin teknologi ini jg sudah ada dalam telefon genggam anda! :D). Ide yang ditawarkan sederhana, letakkan satu mic dalam smartphone di dekat suara pembicara, dan mic yang lain di bagian atas smartphones tersebut. Dengan demikian, suara dari pembicara dan suara dari lingkungan sekitar seperti suara motor yang melintasi jalan dapat dibedakan dengan mudah. Hasil nyatanya adalah suara yang kita dengar di telefon gengam dari penelfon menjadi lebih jernih karena noise dari lingkungan sudah dihilangkan. Ide mereka kini telah membawa perusahaan itu  dalam  daftar perusahaan2  terdepan dalam perkembangan teknologi dan meraih keuntungan hingga 10M dollar. Mungkin dulu untuk menerima telefon orang harus mencari tempat yang sepi, tapi saat ini hal itu tidak lagi menjadi penting, tuturnya. Continue reading

IEEE WCCI 2012: Departure from Canberra (9 Juni 2012)

This slideshow requires JavaScript.

Karena aktifitas di kampus yang cukup padat, saya berangkat  menuju Brisbane 1 hari sebelum event IEEE WCCI diselenggarakan . Hotel yang kami sewa saat itu cukup nyaman dengan harga yang relatif terjangkau bagi mahasiswa. Kebetulan hotel ini terletak bersebelahan dengan salah satu stadion Cricket di Brisbane. Salah satu hal yang patut menjadi pertimbangan saya kelak adalah lokasi dari hotel ini yang ternyata cukup jauh dari venue penyelenggaraan WCCI. Meski didukung dengan transpotasi di Brisbane yang sangat baik, tentu akan lebih nyaman jika kami bisa mencari akomodasi dimana perjalanan ke venue bisa ditempuh dengan berjalan kaki.  Masalah yang semula tampak sederhana bagi saya, namun mendadak menjadi penting saat mengikuti event yang diselenggarakan selama kurang lebih satu minggu ini. Hal lain yang patut dipertimbangkan adalah fasilitas yang ditawarkan di hotel. Penting sekali menginap di apartment yang memiliki dapur karena harga untuk membeli makanan di kota ini relatif mahal. Jika dikalkulasikan secara total mungkin biaya yang dibutuhkan lebih besar jika dibandingkan dengan menyewa akomodasi yang sedikit lebih mahal namun dilengkapi dapur. Tentu saya bisa lebih berhemat jika bisa memasak sendiri di apartment dan selain bahan2 yang bisa saya pilih sesuai selera tentu tidak kebingungan  bagi yang akan mencari makanan halal.

Note: Bagi teman2 yang melakukan konferens atau bagi back packer, jangan lupa mencari akomodasi yang tidak jauh dari venue, walking distance dan tempat tinggal yang memiliki dapur lebih baik  untuk menghemat biaya. 😀

IEEE WCCI 2012: A Life Changing Experience

This slideshow requires JavaScript.

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa ketertarikan saya akan  mata kuliah Artificial Intelligence (AI) saat duduk di bangku kuliah 2 tahun silam akan membawa saya menyelami dunia dimana manusia berlomba-lomba meningkatkan kecerdasan mesin.   Salah satu hal yang masih teringat dalam mata kuliah ini adalah ketika dosen saya memperkenalkan  permainan khas tradisional AI, The Monster world. Dalam permainan ini terdapat seorang penambang yang harus mengumpulkan emas, menembak monster, dan sekaligus mencari jalan keluar dari gua. Dosen kami kemudian meminta para mahasiswa untuk mencari jalan keluar yang paling efisien bagi penambang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.  Sangat menarik  bagi saya yang saat itu yang masih harus memulai dari 0 untuk memahami  sederet logika AI.

Rasa ketertarikan saya akan AI mendorong saya untuk lebih banyak mengenal dunia yang telah melahirkan ilmuwan besar seperti Alan Turing . Momen-momen ketika menyimak dosen karena rasa keingintahuan saat itu lebih besar dari keharusan memasuki kuliah, momen ketika bergegas mencari buku untuk mencari lebih banyak tentang mata kuliah ini  dilakukan tanpa keharusan untuk membacanya,  disaat itu pula saya yakin berkarya di bidang AI  adalah salah satu mimpi saya.  😀  Dealing with things that you’re truly passionate about wont make you tired after all.It’s not that you’ve to work under pressure, but it’s something that’s built ‘in’ you, and you’ll work for it. and that’s how I define passion.

Di tahun 2010, saya memulai studi dan menfokuskan penelitian di bidang AI.  Semoga kelak ide-ide sederhana yang tertuang dalam  tulisan dari hasil penelitian tersebut  bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Dalam beberapa postingan kedepan saya ingin berbagi pengalaman saat mengikuti konferensi  IEEE WCCI 2012 d Brisbane. Sebagai seorang pemula di bidang AI, saya merasa pengalaman mengikuti event ini memberi segudang ilmu yang sangat berharga.  It has been a life changing experience for me and hopefully  for others .  Semoga pengalaman singkat ini bisa menjadi forum berbagi yang bermanfaat. 🙂

Salam,

Medria

Dealing with things that you’re truly passionate about wont make you tired after all. It’s not that you’ve to work under pressure, but it’s something that’s built ‘in’ you, and you’ll work for it. and that’s how I define passion. 

Which one is easier, TOEFL or IELTS?

Setiap orang tentu memiliki pandangan yang berbeda tentang definisi ‘mudah’ untuk dirinya. Maka jika Anda bertanya ujian mana yang lebih mudah antara TOEFL dan IELTS, jawaban yang Anda dapatkan kemungkinan besar akan mengarah kepada subjektifitas seseorang. Saya mungkin akan menghabiskan waktu cukup lama untuk membaca artikel-artikel bahasa Inggris, membaca artikel tersebut sama susahnya bagi saya saat harus memahami rubrik politik dalam koran ibukota. Rumit dan kadang sulit dicari inti permasalahannya. Sebaliknya jika tiba waktu untuk menulis dalam bahasa international ini saya biasanya akan selesai 15 menit lebih cepat dari waktu yang ditentukan oleh penguji. Namun berbeda dengan salah satu kawan saya, baginya membaca artikel bahasa Inggris dalam ujian bagaikan membaca sebuah cerpen dalam majalah dengan 80 persen jawaban tepat sesuai wacana. Namun, jika tiba waktu untuk writing test, ia lebih memilih agar sang penguji menumpahkan kopi di depan lembar jawabannya agar kesalahan yang ia tuliskan tersamarkan seperti hilangnya gula dalam secangkir kopi yang teraduk.he2. Nah bagaimana dengan Anda? Sebelum mengambil salah satu ujian yang menjadi standar penilaian bahasa Inggris ini sebaiknya Anda kenali dulu dimana kelebihan dan kekurangan Anda. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti beberapa prediction test atau preparation course untuk memprediksi nilai Anda. Saran saya, jika anda bukan seorang native speaker, jangan langsung mengambil ujian TOEFL international atau IELTS sebelum Anda mengikuti prediction test. Selain harga ujian yang hampir menyamai harga ponsel, bisa-bisa hal ini menjadi tindakan bunuh diri yang kesekian kali setelah gol bunuh diri pertama dalam Piala Dunia saat pemain Swiss, Ernst Lotscher di tahun 1938 melawan Jerman Barat He2.

Continue reading

The International TOEFL and IELTS test centres in Jakarta

Bagi Anda yang ingin mengikuti tes international TOELF atau IELTS berikut ini adalah alamat official test centres TOEFL dan IELTS di Jakarta, semoga bermanfaat :).

TOEFL
Indonesian International Education Foundation (IIEF)
Menara Imperium, 28th Floor, Suite B
Metropolitan Kuningan Superblok, Kav. 1
Jl. H. R. Rasuna Said
Jakarta 12980
E-mail: iief@indo.net.id
Tel: +62-21-831-7330
Website :  http://www.iief.or.id/

IELTS

IALF JAKARTA
Plaza Kuningan
Menara Selatan, 3rd floor
Jl. H.R Rasuna Said Kav C11-14
Jakarta 12940
Telp: 021-5213350
Fax : 021-5213349
ialfjkt@ialf.edu
IDP EDUCATION
Komp Ruko Plaza 5
Pondok Indah Blok D 11
Jl. Margaguna Raya
Jakarta Selatan 12140
Tel:   +62 21   7234 944 / 727 90950
Fax: +62 21   7234 933
Website : http://www.indonesia.idp.com/default.aspx

Link Beasiswa 2010

Berikut ini terdapat beberapa link beasiswa untuk tahun 2010 yang saya dapat dari milist ppia-canberra,  semoga bermanfaat ;)…

Beasiswa ADS untuk periode 2010 (pendaftaran 7 juni-27 Agustus 2010) , silakan kunjungi http://www.adsindonesia.or.id/ atau download brosurnya di http://adsindonesia.or.id/files/ADSbrochure.pdf

http://beasiswabelajar.com/

http://www.rumahbeasiswa.com/

Gut luck and semangat! Yosh! \(^^)9

Cheers,

Medria Hardhienata >:)

The Gift (a walk with my Family on Saturday night)

23 years already. It’s been over 2 decades and I try to figure out who I’ve finally become. All the dreams, happiness, and sadness bound as I’m keep searching for my identity. However within all the journey of my life, I realize that I have to thank Allah more for all His gifts. No matter what God turning me into, whenever He leads me to, He always covers me with all those remarkable people who stand beside me. Family, friends. More than any words can ever describe.

Whenever you feel bad or bored with your daily routines, just call them and ask them to hang out with you! Hanging out with them is more than a glass of cool water can awake you in the morning. You can feel brand new by sharing lots of ideas, learn a lot from their unique characteristics and the most important thing is that you can always be your self. Accepting all your weaknesses, no matter how far you’re stuck in troubles, they are those who can keep you stand just the way you are.

As Erma Bombeck said “ The family. We were a strange little band of characters trudging through life sharing diseases and toothpaste, coveting one another’s desserts, hiding shampoo, borrowing money, locking each other out of our rooms, inflicting pain and kissing to heal it in the same instant, loving, laughing, defending, and trying to figure out the common thread that bound us all together.

Another said that “You don’t choose your family. They are God’s gift to you, as you are to them“. ~Desmond Tutu

I believe those quotes are right, one of the greatest gift from God is having a famiy and I really thank Allah for that 🙂

Special thanks to all great people who bright my day on 29 of May, 2010. I really had a blast. Thank you Allah, thank you guys…



My first Journey with Kenzou

Saya melingkari angka 7 di kalender yang terletak tepat di atas meja belajar yang terbuat dari kayu teak wood. Sebuah lingkaran merah sempurna dengan tulisan “a historical day =)”. Bukan saja karena hari ini saya berhasil menahan imbang ayah untuk pertama kalinya dalam sejarah perhelatan pingpong dengannya , tapi juga karena ini adalah hari kedatangan “Kenzou”. Oh ya biar saya perkenalkan teman baru ini, seorang kawan yang akan menemani dan menjadi saksi hidup perjalanan saya dalam beberapa dekade kedepan. Seorang pengingat, penghibur, sekaligus pembelajar. Saya kenal kenzou dari majalah yang saya beli pada awal bulan Februari 2010. Salah satu majalah remaja yang terkesan ditujukan untuk kaum hawa namun membawa pesan luar biasa untuk keselamatan lingkungan dan kaya akan ranah informasi. Majalah tersebut mengangkat setiap issue yang sangat menarik, dan ini adalah satu dari isu yang paling menarik perhatian saya sepanjang awal tahun 2010, Art and Photography Issue.

Continue reading

The Story Behind My IELTS Test

Mungkin tidak banyak yang tahu tentang English Language Testing System (IELTS), sama halnya dengan saat saya dihadapkan pada sebuah keputusan sulit untuk menjatuhkan pilihan antara mengikuti IELTS atau TOEFL IBT 2 bulan silam.

IELTS adalah sebuah ujian yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 1989 untuk membantu sekolah-sekolah dan universitas untuk mengukur kemampuan bahasa inggris seseorang yang akan melakukan studi ataupun latihan bahasa inggris.

Di Indonesia sendiri tipe ujian ini belum sepopuler pesaingnya, TOEFL test, yang sudah lebih dahulu dikenal masyarakat luas dan digunakan sebagai standar umum untuk memasuki beberapa perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri. Anda mungkin berfikiran sama dengan apa yang terlintas dalam benak saya saat pertama kali saya memasuki kantor I/A/L/F, sebuah lembaga penyelenggara IELTS terbesar di Indonesia, yang terletak berseberangan dengan kedutaan besar Australia di jalan Rasuna Said, Jakarta. Pertanyaan pertama yang ada saat itu adalah dimana perbedaan IELTS dengan TOEFL test? Dan pertanyaan kedua yang muncul saat itu dan sering ditanyakan orang adalah pertanyaan yang sangat sederhana namun membutuhkan jawaban yang cukup subjektif “Lebih mudah mana IELTS dengan TOEFL?”. Dua buah pertanyaan umum yang insyaAllah akan saya bahas dalam artikel berikutnya.

Layaknya sebuah skripsi yang diawali dengan background penelitian maka saya pun memiliki latar belakang kuat saat memutuskan untuk menulis artikel ini. Ini adalah tulisan yang saya buat agar Anda tidak mengalami hal yang sama dengan apa yang saya dan sahabat-sahabat saya rasakan saat kami bersama-sama berjuang dalam “camp konsentrasi” IELTS preparation dalam atmosfir kedisiplinan yang cukup membuat kami rela mematikan TV dalam 2 minggu, melewati pertandingan-pertandingan besar Liga Champion, menunda kepergian kami dengan teman-teman sekelas untuk bersenang-senang dan rela bangun lebih awal agar sampai di tempat kursus tepat waktu. Prihatin? Tentu, mengingat kami bersama-sama memperjuangkan selembar kertas yang harganya tidak pernah bisa diukur dengan uang sebesar apapun. Selembar kertas bertuliskan “INTERNATIONAL ENGLISH LANGUAGE TESTING SYSTEM” yang terhias dengan nilai tes yang kelak menjadi pembuka pintu agar kami bisa memasuki gerbang perguruan tinggi di luar negeri yang telah kami impikan.

Continue reading